Jakarta Sering kali kita mendengar bahwa air putih sangat baik untuk kesehatan tubuh. Zat yang terkandung dalam air memiliki fungsi besar untuk tubuh misalnya untuk membuang racun dalam tubuh, mengatur suhu tubuh, dan membantu fungsi otak. Berikut ini beberapa manfaat lain dari mengonsumsi air putih untuk kesehatan tubuh.

Memroduksi Air Liur

Air adalah komponen utama air liur. Air liur juga termasuk sejumlah kecil elektrolit, lendiri, dan enzim. Ini sangat penting untuk membantu menghancurkan makanan padat dan menjaga kesehatan mulut. Tubuh umumnya menghasilkan air liur yang cukup dengan asupan cairan teratur. Namun, produksi air liur mungkin akan menurun karena faktor usia dan obat atau terapi tertentu. Jika mulut terasa lebih kering meskipun mendapatkan cukup asupan air putih, sebaiknya segeralah konsultasikan pada dokter.

Mengatur Suhu Tubuh

Tetap terhidrasi sangat penting untuk menjaga suhu tubuhmu. Tubuh akan kehilangan air melalui keringat selama beraktivitas fisik atau lingkungan yang panas. Keringat membuat tubuhmu tetap dingin, tetapi suhu tubuhmu naik jika tidak diisi kembali cairan. Itu karena tubuh kehilangan elektrolit dan plasma ketika mengalami dehidrasi. Jadi jika dirimu berkeringat dari biasanya, pastikan mengonsumsi banyak air putih untuk menghindari dehidrasi.

Melindungi Jaringan Tulang Belakang dan Sendir

Konsumsi air dapat membantu melumasi dan melindungi sendi, sumsum tulang belakang dan jaringan tubuh. Ini akan membantumu menikmati aktivitas fisik dan mengurangi rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh kondisi seperti radang sendi.

Mengeluarkan Racun Melalui Keringat, Buang Air Kecil dan Besar

Racun yang berada dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui keringat ketika kita melakukan aktivitas. Selain itu juga ginjal berperan penting untuk menyaring racun melalui buang air kecil. Asupan yang cukup membantu ginjal bekerja lebih efisien dan membantu mencegah batu ginjal.

Membantu Memaksimalkan Kinerja Fisik

Minum banyak air putih selama beraktivitas fisik sangat penting. Atlet mungkin berkeringat hingga 6-10% dari berat badan selama aktivitas fisik. Hidrasi juga memengaruhi kekuatan dan daya tahan tubuh. Seseorang mungkin lebih rentan terhadap efek dehidrasi jika mengikuti aktivitas dalam pelatihan ketahanan atau olahraga intensitas tinggi seperti bola basket. Efek negatif dari olahraga dalam panas tanpa cukup asupan air dapat mencakup kondisi medis yangs erius, seperti penurunan tekanan darah dan hipertermia. Dehidrasi ekstrim dapat menyebabkan kejang dan bahkan kematian.