Mendengar kata fisioterapi mungkin banyak diantara Anda yang akan berpikir mengenai penyakit stroke. Mengingat memang gangguan kesehatan yang satu ini selalu diidentikkan dengan penyakit tersebut. Stroke memang membuat penderitanya mengalami kelumpuhan, sehingga selain pengobatan secara oral, maka juga harus ditunjang dengan fisioterapi ini agar bisa sembuh, mengembalikan kondisi tubuh seperti sedia kala. Namun pada dasarnya ada banyak gangguan kesehatan, bukan hanya stroke yang dapat ditangani dengan fisioterapi.

 

Fisioterapi pada dasarnya merupakan sebuah tindakan media yang dilakukan untuk penyembuhan penyakit atau gangguan tertentu. Umumnya tidak sembarangan orang yang bisa menjadi fisioterapis, melainkan seorang praktisi medis yang sudah memiliki keahlian secara khusus dalam melakukan penanganan ini, yaitu telah menjalankan pendidikan sarjana fisioterapi dalam waktu minimal 4 tahun. Juga telah mendapatkan surat tanda registrasi sebagai salah satu syarat untuk menjalankan tugasnya.

 

Selain penyakit stroke, sebenarnya sudah ada beberapa kondisi kesehatan lainnya yang dapat ditangani dengan fisioterapi ini, seperti diantaranya adalah gangguan pada sistem pernapasan, gangguan neurologis sampai dengan gangguan syaraf dan juga kardiovaskular. Ada banyak tempat fisioterapi yang berlokasi di Jakarta yang dapat Anda datangi untuk kegiatan pengobatan ini. sebelumnya juga patut bagi Anda untuk mengetahui jenis-jenis dari tindakan fisioterapi ini, jangan sampai salah, yaitu:

 

  1. Terapi manual, terapi manual ini sendiri merupakan jenis terapi yang dilakukan secara langsung oleh seorang fisioterapis, tanpa menggunakan bantuan alat. Biasanya terapi yang satu ini digunakan untuk membantu melenturkan sendi dengan pijatan tangan secara langsung.
  2. Stimulasi saraf transkutan listrik, jenis yang satu ini dilakukan dengan menggunakan sebuah alat kecil, digerakkan dengan tenaga baterai. Cara yang satu ini biasanya digunakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri yang ada di beberapa bagian tubuh tertentu, jadi memang tidak semua bagian tubuh yang dilakukan stimulasi.
  3. Terapi magnetik, jenis yang selanjutnya adalah terapi magnetik, sesuai dengan namanya maka perawatan yang dilakukan, memanfaatkan elektromagnet dalam berbagai jenis ukuran. Khusus untuk cara kerjanya sendiri memang mirip seperti transkutan listrik. Ia bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada bagian tubuh tertentu.
  4. Taping, digunakan untuk penyembuhan cidera tubuh secara alami. Langkah atau cara kerjanya adalah dengan menyangga dan juga menstabilkan otot tanpa harus membatasi geraknya. Alat yang digunakan ini nantinya akan bekerja untuk meningkatkan sirkulasi darah dan juga dapat mempercepat pemulihan pada cidera. Bahkan ia juga mampu untuk mengatasi peradangan dalam kulit.
  5. Diathermy, fisioterapi ini dilakukan dengan mengandalkan panas yang dialirkan melalui arus elektromagnetic dan berfrekuensi tinggi. nantinya hal tersebut bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam kondisi.
  6. Ultrasound dan phonopheresis, perawatan atau fisioterapi ini berguna dalam menurunkan terjadinya peradangan dengan cara mendorong panas pada bagian tubuh yang mengalami cedera tersebut. sehingga nantinya juga dapat menyembuhkan kejang otot sampai dengan melancarkan sirkulasi darah pada jaringan yang mengalami kerusakan. Metabolisme tubuh nantinya juga akan meningkat.

 

Penting untuk mengenali ragam jenis fisioterapi ini, hanya saja tidak semua lokasi fisioterapi di Jakarta menyediakan fasilitas atau alat secara lengkap untuk kegiatan terapi tersebut. Sehingga pasien sendiri harus lebih selektif dalam memilih. Karena memang belum tentu jenis fisioterapi yang Anda butuhkan, nantinya pelayanan juga ada disana. Sangat bergantung pada fasilitas yang digunakan dan juga tenaga fisioterapis tersebut.